1.DVI Adalah suatu devenisi yg di berikan kepada prosedur mengedenfikasi korban mati akibat bencana massal secara ilmia yg dapat di pertanggung jawabkan dan mengacuh pada standar buku interpol. Dalam melakukan proses indetifikasi Terdapat bermacam macam metode dan teknik identifikasi yang dapat digunakan. Namun demikian interpol menentukan primary identifers yg terjadi dari medical, property dan photography.
Jenis DVI
-DVI-D ( digital saja )-DVI-A ( analog )
-DVI-I ( terintegrasi, Digital & Analog )
FUNGSI NYA
-DVIadalah fungsinya sebagai video input,dari sumber sinyal video,misal Dvd player,vcd player,camcorder,handycam dll termasuk dari VGA card.Tentu semuanya harus punya port DVI output.Intinya DVI output harus disambung ke DVI input pada perangkat lain..2. USB ADALAH Universal Serial Bus
standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.
Sistem USB mempunyai desain yang asimetris. yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan menggunakan peralatan hub yang khusus.
1.
USB
1.0
- USB 1.0 dirilis sekitar bulan January tahun 1996. Berikut spesifikasi dari USB 1.0.
- Kecepatan transfer 12 Mbit/s (1,2 MB/s)
- Kabel Max 3 m.
- Mendukung 15 devices
- Power supply 500mA/5v
- Tidak dapat optimal pada USB 2.0
2.
USB 2.0
USB 2.0 dirilis sekitar bulan April tahun 2000.
- Berikut spesifikasi dari USB 2.0
- Kecepatan transfer 15 Mbit/s, 12 Mbit/s, 480 Mbit/s.
- Kabel Maximal 5 m.
- Mendukung 127 devices secara simultan.
- Power supply untuk external devices adalah 500 mA/5V (max).
- Full compatibility with USB 1.1 devices.
3.
USB
3.0
Berbeda dengan USB 2.0, teknologi USB 3.0
diperkenalkan sejak tahun 2007. Keunggulan yang diusung oleh USB 3.0 bila
dibandingkan USB 2.0 adalah kecepatan transfer datanya(transfer rate)
yang mampu mencapai 5 Gbit/detik. Perbedaan lain adalah permasalahan panjang
kabel data. Pada USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi
kecepatan transfer data.
Kelemahan USB 3.0
Salah
satu kekurangan USB 3.0 adalah belum ada dukungan dari sistem operasi. Sementara ini, pengunaannya harus
menginstall driver tambahan dari vendor tersebut
agar bisa mendukung teknologi USB 3.0. Selain itu, baru sedikit perangkat keras
(hardware) yang sudah mensupport USB 3.0. Oleh karena itu, hanya
sedikit diantara banyak orang yang telah menggunakan teknologi USB 3.0 ini.
Dapat
disimpulkan bahwa pembeda antara USB 1.0 sampai dengan USB 3.0 yang berpengaruh
besar adalah dari segi kecepatan. Untuk bentuknya, port USB dan USB 1.0, 2.0,
dan 3.0 hampir sama.
3.Eternat adalah keluarga teknologi jejaring komputer untuk jaringan wilayah setempat (LAN). Eternet mulai merambah pasaran pada tahun 1980 dan dibakukan pada tahun 1985 sebagai IEEE 802.3. Eternet telah berhasil menggantikan kabel teknologi LAN yang ikut bersaing lainnya
Baku Eternet terdiri dari beberapa kabel dan sinyal yang beragam dari lapisan wujut oso yang digunakan dengan Eternet. Eternet 10BASE5 asli menggunakan kabel sesumbu sebagai sarana berkongsi (shared medium). Kabel sesumbu kelak digantikan dengan pasangan berpilin dan serat optik untuk penyambungannya dengan pusatan (hub) atau pengalih (switch). Laju data secara berkala kian meningkat pula dari 10 megabit per detik hingga mencapai 100 gigabit per detik.
Sistem perhubungan melalui Eternet membagi aliran data menjadi potongan-potongan pendek yang disebut sebagai bingkai (frame). Setiap bingkai berisi alamat sumber dan tujuan, serta data pemeriksa galat (error-checking data) sehingga data yang rusak dapat dilacak dan dihantarkan kembali. Sesuai dengan acuan asi , Eternet menyediakan layanan sampai denganlapisan taut (data link layer).
Sejak perintisan awal, Eternet telah mempertahankan mutu keserasian antar-peranti (compatibility) yang cukup baik. Fitur-fitur seperti alamat MAC 48-bit dan bentukjadi Bingkai eternet telah mempengaruhi kaidah jejaring (network protocol) lainnya.
Sistem perhubungan melalui Eternet membagi aliran data menjadi potongan-potongan pendek yang disebut sebagai bingkai (frame). Setiap bingkai berisi alamat sumber dan tujuan, serta data pemeriksa galat (error-checking data) sehingga data yang rusak dapat dilacak dan dihantarkan kembali. Sesuai dengan acuan asi , Eternet menyediakan layanan sampai denganlapisan taut (data link layer).
Sejak perintisan awal, Eternet telah mempertahankan mutu keserasian antar-peranti (compatibility) yang cukup baik. Fitur-fitur seperti alamat MAC 48-bit dan bentukjadi Bingkai eternet telah mempengaruhi kaidah jejaring (network protocol) lainnya.
4. Video Graphics Array (VGA) adalah merupakan sebuah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh imb pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Video Graphics Array (VGA) ini biasa dinamakan juga dengan video card, video adapter, display card, graphics card, graphics board, display adapter atau graphics adapter. Istilah VGA sendiri juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apapun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor.640×480, apapun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain gratis atau bermain permainan vidio, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA darI imb, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.
Kartu VGA zaman sekarang sudah mempergunakan Graphic Accelerator chipset, yang adalah merupakan chipset masa kini di mana sudah memasukkan kemampuan akselerasi tiga dimensi (3D) yang terintegrasikan pada chipset yang dimilikinya. Selain kartu VGA, sekarang ada "periferal" (bahasa inggeris : peripheral) komputer pendukung yang dinamakan "3D Accelerator" (akselerator tiga dimensi), yang mana fungsi dari akselerator 3D ini adalah untuk mengolah/menterjemahkan data gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D yang keberadaannya tidak lagi memerlukan IRQ ini mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafis 3D yang lebih kompleks dan lebih sempurna, contohnya adalah pada permainan-permainan komputer yang mendukung tampilan tiga dimensi mampu ditampilkan dengan citra yang jauh lebih realistis, sehingga dapat memberikan kesan sangat nyata. Hal ini dikarenakan banyaknya fungsi pengolahan grafis tiga dimensi yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada "papan induk" ( motherboard), kini dapat dikerjakan oleh prosesor grafis tiga dimensi pada 3D accelerator tersebut. Dengan adanya pembagian kerja ini, maka prosesor pada motherboard dapat lebih banyak melakukan tugas pemrosesan data-data lainnya. Selain itu programmer tidak perlu membuat fungsi grafis tiga dimensi, sebab fungsi tersebut sudah disediakan dengan sendirinya oleh akselerator tiga dimensi.
Perlu diketahui pula bahwa chipset 3D pada kartu VGA tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Namun meski demikian, Chipset 3D pada kartu VGA juga mendukung adanya beberapa fasilitas akselerasi tiga dimensi pada 3D accelerator. Sebagai catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator akan optimal jika "perangkat lunak" (: software) permainan yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus dari 3D accelerator tersebut. Software "permainan" ( bahasa inggeris ) yang mendukung fasilitas ini sekarang mulai berkembang, yang terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, Rendition Verite, dan Permedia 3D Labs.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar